Band Whore 3
Selasa, 18 Agu '09 15:30
Apa rahasianya untuk bisa punya banyak band? Mungkin pertanyaan yang lebih pas adalah: Apa motivasinya punya banyak band? Mengingat ngeband adalah kegiatan yang menyita banyak waktu, konsentrasi dan tenaga, why would anyone bother to join/formed another one, selagi band "utama"nya masih aktif?
Ada yang bilang kalo seorang personil band memutuskan untuk gabung/bikin band lain itu untuk menyalurkan materi (dan sedikit ego) yang tidak tersalurkan di band satunya. Hal ini membuat band barunya jadi "proyek sampingan". Tapi ada juga yang dengan sengaja bikin (beberapa) band baru dengan keseriusan yang seimbang dengan band-band sebelumnya. Dan di Indonesia sendiri ada yang hobi bikin band dan ditinggalkan bila band tersebut sudah cukup punya nama, untuk kemudian membuat band baru lagi.
Ada Me First and The Gimme Gimmes, ada A Perfect Circle, belum lagi solo fighter seperti Mike Patton yang bandnya segambreng. Di tanah air ada Konspirasi, BITE, sampai band-bandnya personil Dewa. Saat ini saya sedang (sebenarnya "masih") mendengarkan The Dead Weather. Sebuah band yang diisi oleh orang-orang dengan nama besar dari band lain. Dan seperti band-band "original" para personilnya, The Dead Weather sounded amazing.
Sembah sujud untuk time & energy management mereka. Saya tidak mengerti dari mana sumber energi dan kreativitas mereka untuk membuat lagu-lagu yang "berbeda dari yang sebelumnya" dan "bisa sebesar band kita yang lainnya" itu muncul. Ada yang tau atau mau bagi-bagi tips? Warga curipandang yang berwajah Spiderman, mungkin? :)
Dan judul di atas adalah tidak tepat. Karena walaupun yang saya maksud adalah orang yang berganti-ganti dan berpindah pasangan (dalam hal ini:band) secara aktif dan semena-mena, menurut kamus gaul online :
"A band whore is often confused with a groupie. While a groupie is a girl that sleeps with the band, a band whore is a girl that will sleep with the band, the road crew, managers, let explicit photos of her be taken, masturbate in front of said people, and do it all while sober"
Err...
foto: pastemagazine.com
Tag: band, the dead weather, the dying sirens
Terkait:
-
MUTEMATH: The Beautiful Surrender
Senin, 16 Agu '10 16:23 -
Hip Today
Selasa, 11 Mei '10 11:52 -
Copeland di Bandung
Rabu, 3 Mar '10 13:37
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
missmaharrani: keren
-
Bang Mas Paman: nggak ada matinya


Komentar:
Bisa juga dengan semangat berbagi dalam kolaborasi. Di jalur jazz banyak tuh karena... ya emang sebagian players yang gak gabung ke "company". Makanya selalu ada courtesy dari label. Tapi mereka gak dibilang whore kan?
BTW kalo Damon Albarn termasuk mana?
Silahkan login untuk memberikan pendapat