DISTRICT 9 : Film yang Ingin Saya Tonton Dua Kali 11

Jumat, 14 Agu '09 09:54

Meski sarat dengan adegan baku hantam dan sedikit adegan mengerikan, namun alur cerita dan kemasan film ini membuat saya ingin menontonnya kembali (meski terkadang harus menutup wajah dengan tangan yang jari2nya terbuka :)).

District 9 merupakan metafora dari sebuah realita kehidupan apartheid di Afrika Selatan. Dimana sosok Alien yang digambarkan disana sebenarnya merupakan analogi dari kehidupan warga kulit hitam yang sengaja ditempatkan dipemukiman khusus pada masa pemerintahan apartheid tersebut.

Tak heran jika dalam film tersebut, Alien yang diceritakan tengah tersesat di bumi dikarenakan kerusakan pesawat angkasa luarnya itu akhirnya harus direlokasi ke District 9, salah satu daerah di Johannesburg(tempat dimana pesawat luar angkasa itu berhenti). Tak heran pula jika kemudian Alien yang telah mukim di bumi selama 28 tahun itu akhirnya bisa berinteraksi dengan penduduk setempat. Bahkan kemudian kegiatan yang dilakukan alien pun sama seperti yang dilakukan oleh penduduk local yang turut mendiami daerah tersebut. Kejahatan, prostitusi, dan kegiatan jual-beli.

Seperti film-film sci-fi kebanyakan, dalam District 9 pun juga timbul sebuah konflik. Konflik yang dikemas secara apik. Antara ketegangan, kengerian dan sedikit rasa haru telah mampu menyita semua perhatian penonton. Bahkan saya juga mendengar jerit takjub dicampur kengerian dari penonton kala menyaksikan film tersebut. Itu tandanya, District 9 mampu mempengaruhi penontonnya akan alur cerita yang disampaikan.

Neil Blomkamp, sutradara yang menciptakan rangkaian realita peristiwa dengan mencampurkan gaya pengambilan gambar doku-drama, sehingga membuat film ini tampak sebagai sebuah peristiwa yang benar-benar terjadi.

Film yang diproduseri oleh Peter Jackson ini menelan biaya sekitar US$ 38 juta dengan mengambil setting di Afrika Selatan. Dalam film ini sendiri Peter Jackson ingin menyampaikan sebuah pesan "Tidak seharusnya Alien diperlakukan sebagai makhluk lain". Sebuah kampanye hak asasi untuk kesetaraan, plurarisme, dan imparsial bagi seluruh umat. Dimana tokoh alien dalam film tersebut merupakan penganalogian dari sekumpulan warga kulit hitam yang terasing.

Melihat ketegangan cerita yang disajikan hingga akhir cerita, sepertinya akan mampu menggeser film-film produksi Peter Jackson yang lain seperti, trilogy The Lord of The Rings, Kingkong, dan Frightener. Bahkan mungkin saja bisa menggeser ketegangan yang disajikan oleh film Transformer beberapa waktu yang lalu.

Pesan singkat : Siapkan jantung dan nyali anda kala melihat film yang akan diputar tanggal 14 Agustus ini. Selamat menonton!

 

 


Tag: alien

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

deeda 0 0
wah, sepertinya film ini keren sekali ya. Isu yang disampaikan membuat saya jadi ingin melihat analogi dari kisah tersebut.

Kalau tidak salah, daerah di Afrika Selatan yang terkait dengan isu tersebut bernama District 6.

Isu yang bagus sekali untuk diangkat ke layar lebar.

Bang Mas Paman 0 0
Wah belum nonton. Dulu distrik di Jawa itu berarti kawedanan -- setidaknya begitulah menurut peta militer asing : D
deadeye doll 0 0
punya cara jualan yang keren juga, mengingat dia mesti bersaing dengan film2 besar lain
http://www.d-9.com/ dan http://www.multin…lunited.com/

Ms Understanding 0 0
Expect the Unexpected kind of movie gitu ya? Wah wajib tonton nih!
caca mariska 0 0
Udah baca artikel ini dimilis. Wah, sepertinya keren ya? Aku pikir film bergenre futuristik seperti star strek. Diputar di Blitz nggak?
wiwikwae 0 0
deeda : iya betul. District 6. Tempat dimana politik apartheid itu berjalan. Jika analogi itu benar adanya, maka sungguh miris melihat nasib kaum kulit hitam disana.

@bang mas paman : berarti harus nonton bang. Saya mau lho klo diajak nemenin nonton lagi : p

@ deadeye doll : belum bisa buka official webnya, berat euy... tapi dengan melihat jalan cerita yang dibuat, film ini pasti banyak peminatnya.

@Ms. Understanding : iya, filmnya keren kok.. saya suka isu yang disampaikan itu.

caca mariska mariska : sepertinya di putar di 21, klo blitz kurang tahu : )


wiwikwae 0 0
barusan bisa buka http://www.multin…lunited.com/

wah, keren euy! MNU nya dibikin seolah2 real. top!
Arief Rasyad 0 0
wahhh gw kudu nonotn nehh secara gw lagi baca bukun auotobiographynya nelson Mandela pasti keren bgt neh film
gilsolii 0 0
Mantaaabh... Jadi pengen segera nonton niih!!
warm 0 0
gak mungkin main di kampung saya : ((
gombal 0 0
Boleh juga reviewnya . . .
download dulu ahhh ....
THX ...

Silahkan login untuk memberikan pendapat