Lip Sync Bikin Pusing 10
Rabu, 12 Agu '09 23:11
Tadi pagi di Derings Trans TV, "Radja" jadi penampil pertama. Dengan kostum serba putih, sangat meyakinkan. Musik dimulai, pas Ian Kasella buka mulut, terdengarlah itu bunyi rekaman rusak macam CD bajakan yang full baret. Dan ternyata...lip sync saudara-saudara!
God save Ian Kasella. Setelah 30 detik a u a u bingung ngeles, video klip Pinkan Mambo pun tayang. Entah apa yang terjadi di TKP waktu itu.
Band Indonesia tampil lip sync di acara TV mungkin bukan hal aneh (lagi). Tapi kalau sampai terjadi kecelakaan kaya "Radja" gitu, apakah mereka nggak malu? Pertama, malu karena lipsync, ketahuan pula. Ouch!
Saya jadi tertarik mengamati lebih jauh. Dari acara-acara serupa, ternyata memang kebanyakan pada lipsync. Maliq & D'Essentials juga lip sync tadi pagi. Soul ID aja yang nggak.
Bukankah lazimnya atau sebaiknya band-band itu pada pakai minus one ya? Rekaman musik, tapi penyanyinya live. Karena kalau lip sync, menurut saya, musisi itu seperti nggak ada pride-nya gitu. Kalau mereka lipsync ngapain itu orang-orang ngumpul, nonton dan sing along. Apa bedanya dong sama dengerin rekaman?
Kata beberapa teman, kalau mereka lip sync, station TV membayar band-band itu lebih murah. Bagi band nya juga lebih mudah. Seolah seperti win win solution.
Tapi menurut saya, penonton jadi korban "penipuan". Acaranya langsung, pengisi acaranya langsung juga (putar CD atau kaset rekaman). Hmmm..bagaimana ini?
Mungkin ada yang lebih paham masalah ini dan bisa memberikan pencerahan :)
Terkait:
-
Seleb Lip-sync
Rabu, 10 Agu '11 18:46 -
Album Terlaris di Indonesia
Minggu, 17 Jan '10 17:17 -
Kenapa Lip Sync?
Rabu, 6 Jan '10 16:12
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
gilsolii: keren
-
Ms Understanding: yoi banget
-
lontongsayur: yoi banget
-
ren: keren
-
Masova: keren
-
fitra: keren


Komentar:
http://www.youtub…=XXhEUPcLSCI
Silahkan login untuk memberikan pendapat