Kejamnya Narasi Infotainment 12

Selasa, 11 Agu '09 11:21

Mayoritas intonasi narasi tayangan infotainment itu sama. Dengan pilihan kata "Mungkinkah" "Sejatinya" dan pasti "Akhirnya". Anda pasti tahu lah yang saya maksud.

Saya nggak bilang itu jelek. Cuma kadang pemakaiannya kurang tepat sama beritanya. Berita yang biasa-biasa aja terus dibuat sok tegang bin mencekam.

Tapi sepertinya belum ada niat mengubah itu semua. Saya menebak alasan mereka "Penonton suka yang kaya gitu". Well ask again, penonton yang mana?

Case closed lah soal intonasi dan suara narasi.

Sekarang soal pemilihan kata. Makin lama, kok makin kejam ya. Kaya tadi pagi di "Was Was". Ada berita tentang bintang sinetron Rama Michael yang digosipin cinta lokasi sama Zaskia Sungkar. Format gosip yang standard dan basi abis lah menurut saya. Kecuali ada buktinya ;p

Jadi si Rama ini diwawancara, bareng pacarnya yang bernama Chika. Imut, chubby, mereka higschool sweethearts gitu. Rama membantah isu hubungannya sama Zaskia.Terus tau nggak sih narasi infotainmentnya apa? Persisnya saya lupa tapi ada kata-kata begini...

"...Apalagi jika perempuan itu jauh lebih cantik dari sang kekasih..."

Yang bener aja! Aduuh kejamnya! Kasihan banget itu si Chika. Salah apa coba dia. Udah dibilang hubungannya retak, dikatain pula. Yaiks!

Ada lah cara-cara yang lebih manis lah untuk hal-hal seperti itu. Dan nggak perlu kata-kata puitis juga.

Hati kecil saya bilang sih, lama-lama penonton bosen juga disuguhi pembawa acara dan narasi setipe. Juga pilihan kata narasi yang makin lama makin mencaci tanpa alasan. *sigh*

 


Tag: infotainment, narasi

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

ledicabi 0 0
setujuuu... emg lebay binti lebay banget infotainment, yg gada mslh bisa dibikin ada ma mereka, trs yg sok serius bgt mpe dibahas khusus 1 jam gt! Hahhh...
wiwikwae 0 0
ada satu kata yang belum disebutkan disini miss, yaitu kata "sayang" (dengang intonasi yang.... gitu dee)

Menjadi kegiatan iseng tersendiri buat saya, kala menonton salah satu infotainment yang terlalu sering menggunakan kata "sayang" dalam narasinya. Total hitungannya sangat menakjubkan lho... coba deh. : p
Bang Mas Paman 0 0
Aha! Akhirnya ada yang membahas ini. Saya suka! Bravo! Saya pendengar TV (ya, pendengar, karena TV saya perlakukan sebagai radio). Narasinya ada yang mirip film propaganda yang sifatnya menggelora: menggebu, bersemangat, agitatif.

"Sejatinya / si Anu yang masih terikat perkawinan itu / adalah lekaki setia. Mungkinkah / dia mengkhianati istrinya / dan anak semata wayang mereka? Apa pasal?!"

Halah!
Bang Mas Paman 0 0
maaf, mangsud inyong "lelaki" bukan "lekaki" : )
fenty lovegood 0 0
benci infotainment, kalo beritanya memojokkan begitu, ya tapi kadang2 aku ketawain aja, seakan2 infotainment itu yang hidup dengan para artis itu dan ngerti banget bagaimana kehidupan mereka secara detail, duh ... media bisa sangat kejam : (
yusro 1 suka | 0
Hmm.... model narasi seperti itu bakal terus terjadi. Apa sebabnya? Penulis narasi, bukanlah reporter yang di lapangan yang merasakan atmospher liputannya. Dia ada di belakang meja dan terima pesan dari bosnya: jaga alur ceritanya, dramatiknya, unsur pro-konnya. Hasilnya ya seperti sayur kelebihan bumbu penyedap. ; ))
caca mariska 0 0
hahahah... tulisan disini lucu-lucu.

nice portal deh.
maharrani 0 0
ledicabi untung ada tayangan serupa yang mulai mengubah ya. minimal presenter nggak sama 'lebay'-nya kaya narasinya.

wiwikwae boleh tuh kapan-kapan dihitung

bang mas paman menarik. kalau hanya mendengar, bisa-bisa jadi salah tangkap informasi. karena nggak jarang lho, narasinya nggak sesuai sama gambar.

fenty lovegood ya, mungkin ada baiknya itu jadi pelajaran. nggak ditelan bulat-bulat.kalau punya kritik, tulis saja di sini hehe : D

timbulkalimatanya ya mudah-mudahan aja bos bos infotainment itu bersedia meminta para kokinya untuk mengurangi bumbu penyedap, biar konsumennya nggak gampang sakit : )
riasiganti 0 0
makanya infotainment itu isinya gosip bukan berita...dan gw benci banget kalo ngeliat "wartawan" gosip itu serasa paling hebat...dasar gebleg
lontongsayur 0 0
wedewww lama ndak nonton tipi gosip, secara saya lama ndak nonton tipi : )) ada gosip apa neh ada apa?? wekekeke
warm 0 0
artinyaa.. program ini sukses, kalo sampe bisa bikin kesel ente hihih
emang tugasnya memprovocate para pemirsan kayaknya, saya kadang suka denger pas acara Silet tuh,
ekspresi pembawa acaranya 'jadi' bener : D
perempuan api 0 0
hahaha...iyaaa...bener banget. gw pernah dongkol campur geli banget ketika ga sengaja gw liat konfrensi pers-nya vira yuniar cerei. yaolooooohhh...itu udah ngalah2in gaya presiden sedang menjelaskan negara yang sedang genting!!!
ckckck....

Silahkan login untuk memberikan pendapat